News & Events


Jogjabay Gelar Acara "NGobBras"

Covid-19 di Indonesia hampir genap setahun mewabah dan belum kunjung mengalami trend penurunan. Berbagai kebijakan pemerintah telah dikeluarkan sebagai upaya pencegahan perluasan wabah. Terakhir pada awal tahun 2021 ini,  pemerintah pusat membuat kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Gayung bersambut, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) mengeluarkan kebijakan untuk menerapkan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) mulai tanggal 11-25 Januari 2021. Sebagai destinasi terbaik ke 3 Asia dan telah bersertifikasi standar protokol kesehatan CHSE, Jogjabay turut mendukung kebijakan tersebut dengan menutup sementara operasional wahana tanggal 11-25 Januari 2021.

Dengan ditutupnya wahana bukan berarti tidak ada aktivitas positif yang dilakukan oleh Jogjabay. Pada hari Rabu, 13 Januari 2021 Jogjabay menggelar acara NgoBras (NGobrol bareng Bersama Rekan - rekan Tim SATGAS Covid 19 Jogja Bay Waterpark). Acara dikemas dengan format seminar santai ala konkow berprotokol kesehatan di Resto Lawana Jogjabay. Meskipun dalam suasana santai namun tidak mengabaikan esensi utamanya yaitu kupas tuntas masalah PROKES CHSE dan problematika kontemporel penanganan Covid 19 di DIY dengan menghadirkan Noviar Rahmat (Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DI. Yogyakarta), Erwan Riawan Sakti (Auditor CHSE Sucofindo), Hari Rachmadi, SE., MM (Akademisi/dosen tetap STP AMPTA sekaligus ketua Asosiasi Pelaku Wisata - ASPPI DPD DI. Yogyakarta), dan Noor Komaria (Managing Director d'Beker & Akana Jawara Indonesia) . 

Dalam paparanya mengenai penanganan covid 19 di DIY, Noviar Rahmat mengajak seluruh stake holder Jogjabay yang digawangi oleh tim satgas Covid-19 Jogjabay untuk terus konsiten dalam penegakan protokol kesehatan secara ketat di Jogjabay. Hal senada juga didukung oleh Erwan Riawan Sakti yang menyatakan bahwa, "Pengimplementasian Sertifikasi CHSE jauh lebih penting dan diutamakan agar pengunjung dapat merasa aman dalam berwisata sekaligus mendukung upaya pencegahan perluasan penyebaran Covid 19. Sertifikasi CHSE dapat dicabut sewaktu-waktu jika destinasi wisata tidak patuh terhadap pengimplementasian poin-poin yang terkandung dalam sertifikasi tersebut." Pada kesempatan ini Hari Rachmadi memaparkan mengenai pentingnya test swab rutin kepada petugas wisata serta disinfeksi terhadap seluruh peralatan destinasi agar dapat menambah keyakinan pengunjung dan kesehatan dari karyawan yang bertugas. Acara yang dimoderatori oleh Iwan Koesnadi (Head of Corporate Secretary Jogjabay) ini juga membahas mengenai strategi pemasaran di masa pandemi.  Menurut Noor Komaria, "Dalam menghadapi situasi pandemi seperti ini, diversifikasi produk menjadi hal utama agar bisnis tetap bertahan."

Acara yang berlangsung selama 3 jam tersebut berjalan dengan lancar dan menarik. Berbagai sharing baik dari tim satgas covid 19 Jogjabay, panewu Kapanewon Depok, park service manager Jogjabay, head of ticketing Jogjabay dan peserta lainnya. Pada akhir acara, ditutup dengan pemberian cendera mata kepada pengisi acara dan foto bersama. Menurut Arga (Ketua Gugus Covid 19), "Acara ini cukup positif bagi Jogjabay, karena tim gugus covid 19 Jogjabay dapat menimba ilmu dalam penerapan protokol kesehatan berstandar CHSE."  "Secara eksternal acara ini juga bermanfaat dan mampu menggambarkan betapa seriusnya Jogjabay dalam mewujudkan wisata sehat dan kompetitif. Jangan ragu lagi untuk berwisata di Jogjabay Water Park. " menurut Miko (Sales Marketing Manager Jogjabay). Yuk wisata sehat dan kompetitif di Jogjabay!